Trending Masalah Jeongin, Bayi 16 Bulan Korban Kekerasan Ortu yang Membuat Pilu

  • 2 min read
  • Jan 04, 2021
Jeongin

Satu masalah di Korea Selatan tengah ramai dibicarakan bahkan juga mengundang perhatian warganet global. Disampaikan jika seorang bayi namanya Jeongin yang baru berumur 16 bulan alami kekerasan sampai wafat.


Semenjak tadi malam informasi berkenaan Jeongin juga viral di sosial media. Beberapa orang sedih lalu bagikan cerita Jeongin yang membuat pilu sekalian tingkatkan kesadaraan akan pelindungan anak.

Beberapa lalu khalayak Korea Selatan dikejuti dengan kematian Jeongin, seorang bayi berumur 16 bulan. Disebutkan bila anak itu tinggalkan sebab kekerasan yang dikerjakan orangtuanya. Jeongin sendiri ialah anak adopsi yang dirawat oleh ibu tirinya saat berumur tujuh bulan. Khalayak sekarang tuntut orang-tua angkat Jeongin untuk diolah secara hukum sebab lakukan pembunuhan.


Jeongin Ialah Anak Angkat

Dikutip bermacam sumber, Jeongin alami penindasan satu bulan sesudah dipungut. Bayi Jeongin disebutkan wafat sesudah alami kekerasan sepanjang 271 hari sesudah dipungut.

Diakui Oleh Gurunya

Masalah kekerasan yang dirasakan Jeongin pertamanya kali tersingkap oleh guru-guru dalam tempat penitipan anak sesudah bayi itu sempat tidak ingin terima makanan apa saja.


Tak lama selanjutnya, oleh mereka Jeongin dibawa ke rumah sakit yang membuat orangtuanya geram. Waktu dicheck, diketemukan jika beberapa tulangnya retak, terhitung sisi kepala. Beberapa guru awalnya sempat merekam bukti-bukti kekerasan dalam tubuh bayi tersebut lantas menyampaikannya ke polisi tetapi selanjutnya dipulangkan.


Diketemukan Badan Jeongin Hancur

Pada 13 Oktober tahun kemarin, Jeongin dibawa ke UGD dengan kondisi penuh darah sebab pankreasnya diamputasi bahkan juga beberapa organnya diketemukan hancur. Ahli yang lakukan otopsi pada badan Jeongin disampaikan sampai menjelaskan, ‘Bagaimana kamu dapat jalani kehidupan memilukan tiap hari?’ sebab parahnya bekas-bekas kekerasan.

Polisi juga sudah tangkap ke-2 orang-tua Jeongin sebab dakwaan mengakibatkan anaknya wafat. Awalnya, disebutkan telah ada tiga eksperimen laporan masalah kekerasan tetapi polisi baru melakukan tindakan. Kecuali orangtuanya dicheck, Jeongin hembuskan napas terakhir kalinya di dalam rumah sakit.

Wafat di UGD

Saat sebelum wafat, Jeongin disebutkan telah memperlihatkan pertanda kekerasan secara fisik atau psikis. Bayi itu bahkan juga tidak memperlihatkan emosi yang umumnya diperlihatkan bayi saat sebelum hidupnya usai. Dalam photo yang trending di sosial media, ketidaksamaan muka Jeongin sebelum serta sesudah dipungut juga nampak terang jika dia jalani hidup yang tidak membahagiakan akhir-akhir ini.

Masalah Jeongin Memikat Perhatian Global

Masalah Jeongin pertamanya kali mendapatkan perhatian khalayak sesudah diulas oleh program tv ‘Unanswered Questions’ yang tampil pada 2 Januari. Semenjak tadi malam sinyal pagar #정인아_미안해 dan #sorryjeongin jadi viral selaku bentuk keprihatian sekalian keinginan maaf khalayak atas kondisi Jeongin. Ini makin ramai dibicarakan sesudah beberapa aktris Korea turut memperlihatkan rasa susahnya pada masalah itu.