Cara Menghilangkan Gatal Pada Kemaluan Beserta Penyebabnya

  • 4 min read
  • Sep 22, 2020

 

Cara Menghilangkan Gatal Pada Kemaluan

Cara menghilangkan gatal pada kemaluan – Gatal-gatal di kelamin sering kali menjadi salah satu keluhan pada penderita penyakit kelamin yang menular. Jika anda mengalami gatal-gatal di area kelamin dalam jangka waktu yang sering sebaiknya anda segera memeriksakan hal tersebut ke dokter.

Karena gejala awal yang sering terjadi pada penyakit kelamin adalah gatal-gatal yang berlebih bahkan bisa sampai berbau. Karena penelitian menunjukkan bahwa penyakit seksual sering kali terjadi pada anak remaja dan orang-orang yang berusia muda. Maka penyakit kelamin jenis apapun harus diwaspadai.

Beberapa gejala pada penyakit kelamin yang menular harus diwaspadai oleh setiap orang yang sudah pernah berhubungan seksual. Terutama pada wanita dan pria yang usianya masih terbilang muda.

Umumnya, sebagian besar gatal pada area miss v tidak perlu dikhawatirkan karena bisa diatasi dengan cara sederhana. Namun, Anda perlu berkonsultasi ke dokter atau ginekolog apabila rasa gatal semakin parah karena bisa jadi tanda penyakit serius. 

Berikut cara menghilangkan gatal pada kemaluan berdasarkan penyebabnya:

Cara Menghilangkan Gatal Pada Kemaluan

Ada banyak jenis penyakit kelamin yang sering mendera orang-orang yang hobi berhubungan seksual dengan banyak orang. Atau pun memiliki kebiasaan buruk dalam berhubungan seksual yang tidak sehat.
Orang yang menjadikan hubungan seksual sebagai pekerjaan pun bisa terkena penyakit kelamin tersebut. Jenis penyakit kelamin tersebut bisa dilihat dari gejala yang terjadi pada penyakit tersebut. Misalnya pada penyakit gonore, gejalanya yaitu keluarnya nanah pada alat kelamin pada penderita pria.
Dan menimbulkan keputihan yang tidak normal pada penderita wanita. Gatal-gatal di kelamin juga menjadi ciri atau tanda yang sering terjadi pada penderita penyakit kelamin yang menular tersebut.
Seperti misalnya pada penyakit kelamin sifilis. Gejala awal yang muncul biasanya hilang dengan sendirinya walaupun tidak diobati. Dan itulah penyebab penderita tidak merasa mengalami jenis penyakit apapun.
Padahal penyakit tersebut sudah menetap di dalam tubuh. dan bakteri yang masuk akan menyerang bagian-bagian tubuh tertentu sehingga menimbulkan infeksi dan muncul gatal-gatal di kelamin. hal yang juga membahayakan dari penyakit ini adalah ketika wanita yang menderita penyakit raja singa atau sifilis mengandung biasanya penyakit tersebut akan menular pada bayi yang dikandungnya. Untuk itu pengobatan harus selalu dilakukan oleh setiap penderita penyakit kelamin berbahaya yang menular tersebut.

1. Iritasi

Paparan bahan kimia tertentu di vagina dapat mengiritasi kulit sekitar area organ intim. Iritasi ini dapat memicu reaksi alergi penyebab ruam gatal, termasuk vagina. Beberapa alergen yang rentan memicu gatal pada area miss v di antaranya sabun mandi, pembalut, pembersih kewanitaan, kondom, pelumas, detergen, pelembut kain, celana dalam, sampai tisu toilet. 
Solusi untuk cara menghilangkan gatal pada kemaluan karena iritasi ini sederhana. Melansir Women’s Health, Anda cukup menhilangkan alergen biang gatal di vagina. Jika iritasi terasa mengganggu, coba gunakan obat gatal miss v yang memiliki formula antialergi dan mencegah peradangan.

2. Eksim dan psoriasis

Penyakit kulit eksim dan psoriasis dapat menyebabkan gatal dan kemerahan di area kemaluan. Eksim adalah ruam karena alergi yang bisa menimbulkan gatal dengan tekstur bersisik. Gatal jenis ini dapat menyebar ke sekitar area vagina. Sedangkan psoriasis adalah masalah kulit yang memicu kulit kemerahan, bersisik, dan gatal. 
Eksim dan psoriasis jamak diidap orang yang memiliki riwayat alergi atau penyakit autoimun. Solusi untuk cara menghilangkan gatal pada kemaluan karena eksim atau psoriasis bisa dengan menggunakan obat atau salep oles dari dokter.

3. Infeksi Jamur

Jamur alami yang hidup di vagina umumnya tidak bermasalah. Namun, pertumbuhan jamur yang tidak terkendali bisa memicu infeksi. Infeksi ini cukup umum dan jamak dialami wanita. Infeksi jamur dapat terjadi setelah konsumsi obat antibiotik. 
Sejumlah antibiotik dapat menghancurkan bakteri baik yang mengendalikan pertumbuhan jamur. Pertumbuhan jamur berlebih di vagina dapat menyebabkan gejala tak nyaman seperti gatal, timbul rasa panas, dan keluarnya cairan dari vagina. Untuk solusi cara menghilangkan gatal pada kemaluan, coba gunakan obat antijamur. Namun, pastikan lebih dulu penyebabnya karena jamur.

4. Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri juga bisa menjadi biang miss v gatal-gatal. Infeksi ini disebabkan pertumbuhan bakteri berlebih dan ketidakseimbangan asam di vagina. Infeksi bakteri di vagina terkadang tidak menimbulkan gejala selain gatal. 
Gejala lain bisa berupa keluarnya cairan yang berbau tak sedap dari kemaluan. Untuk mengatasi cara menghilangkan gatal pada kemaluan, coba gunakan obat gatal miss v yang bisa menjaga keseimbangan kadar keasaman vagina. Apabila gatal tak kunjung sembuh, segera konsultasikan ke dokter.

5. Penyakit menular seksual

Sejumlah penyakit menular seksual seperti klamidia, kutil kelamin, gonorea, trikomoniasis dapat jadi penyebab miss v gatal-gatal. Selain gatal, umumnya penyakit menular seksual juga disertai gejala keputihan dan rasa sakit saat buang air kecil. Untuk mengatasi cara menghilangkan gatal pada kemaluan, dokter biasanya meresepkan obat antibiotik untuk meredakan penyakit menular seksual.

Cara Menghilangkan Gatal Pada Kemaluan Wanita Secara Alami dengan Daun Sirih

Dalam menjaga kebersihan dan kesehatan alat kelamin anda harus menjaganya dengan baik. Karena selama alat kelamin dijaga dan dibersihkan dengan baik maka anda akan terhindar juga dari penyakit kelamin jenis apapun.
Ada banyak penderita yang tidak menyadari bahayanya penyakit kelamin yang menular tersebut, karena gejalanya tidak diketahui dengan jelas.
Sehingga penanganan pada penyakit kelamin tersebut dilakukan saat penyakit yang diderita sudah semakin parah. Jika anda mengalami gejala gatal-gatal di kelamin sebaiknya anda segera memeriksa hal tersebut.
Apalagi jika gatalnya tidak seperti biasanya. Hal tersebut merupakan gejala awal dari penyakit kelamin. Walaupun tidak semua gejala atau tanda gatal-gatal adalah penyakit kelamin. Karena ada pula jenis gatal-gatal yang hanya sebagai gangguan kesehatan pada alat kelamin tapi tentunya bukan suatu penyakit yang berbahaya. Tapi tetap saja, anda tidak boleh menyepelekan apapun pada setiap gejala yang mungkin muncul.

6. Menopause

Sesaat sebelum menopause, wanita lebih berisiko mengalami gatal-gatal di vagina. Hal ini disebabkan penurunan kadar estrogen selama menopause. Kondisi ini menyebabkan area sekitar vagina jadi kering dan timbul gatal. Untuk cara mengatasi gatal karena perubahan hormon estrogen, dokter umumnya meresepkan obat minum atau krim estrogen.

7. Infeksi saluran kencing

Infeksi bakteri yang menyerang saluran kencing ini dapat menyebabkan gatal di kemaluan. Selain gatal di vagina, gejala infeksi saluran kencing lain yakni nyeri panggul, ingin kencing, timbul rasa panas di vagina saat kencing, urine keruh dan berbau. Untuk mengatasi gatal karena infeksi saluran kencing, dokter umumnya akan memberikan antibiotik pada penderita.

8. Kanker vulva

Dalam kasus yang jarang terjadi, gatal pada area miss v juga bisa jadi tanda kanker vulva atau bagian luar alat kelamin wanita. Gejala kanker vulva di antaranya gatal di vagina, pendarahan abnormal, atau rasa sakit di daerah vulva. 
Kanker vulva dapat dikendalikan apabila dokter penyakit didiagnosis dalam tahap awal penyakit. Anda wajib mencari solusi ke dokter apabila gatal pada area miss v mengganggu aktivitas sehari-hari serta berlangsung lebih dari seminggu.
Itulah cara menghilangkan gatal pada kemaluan dan penyebabnya semoga artikel ini bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *