Delhi Lockdown: Arvind Kejriwal Memungkinkan Bus, Taksi, Kegiatan Konstruksi; Aneh Bahkan Untuk toko-toko di Pasar

Sejalan dengan arahan pusat, kepala menteri Delhi Arvind Kejriwal memutuskan untuk memperpanjang penguncian di ibukota nasional hingga 31 Mei.

Konten [Tampil]

Sejalan dengan arahan pusat, kepala menteri Delhi Arvind Kejriwal memutuskan untuk memperpanjang penguncian di ibukota nasional hingga 31 Mei. Menekankan pentingnya kebangkitan bertahap kegiatan ekonomi, menteri utama mengumumkan sejumlah langkah yang akan memungkinkan memulihkan keadaan normal di Delhi. Kejriwal mengumumkan bahwa layanan bus akan dilanjutkan tetapi hanya 20 penumpang yang diizinkan pada suatu waktu.

"Kita harus perlahan-lahan bergerak menuju pembukaan ekonomi," kata menteri utama, menambahkan bahwa topeng dan jarak fisik akan sangat penting di kota. 299 kasus baru coronavirus dilaporkan di Delhi dalam 24 jam terakhir, menjadikan jumlah total kasus menjadi 10.054, menurut buletin kesehatan yang dirilis oleh pemerintah Delhi.

Aktivitas yang diizinkan

1. Kegiatan konstruksi diizinkan di ibukota nasional sekarang tetapi hanya dengan buruh yang berada di Delhi. 

2. Pasar bisa dibuka tetapi toko-toko akan buka dengan basis genap. 

3. Taksi & taksi akan diizinkan tetapi hanya 2 penumpang dalam satu mobil - Pengemudi akan bertanggung jawab untuk mendisinfeksi sebelum setiap perjalanan.

4. Kompleks & stadion olahraga dapat dibuka tetapi tanpa penonton. 

5 Bus akan diizinkan dengan 20 penumpang saja.

6. Restoran dapat dibuka untuk pengiriman rumah, fasilitas makan tidak diizinkan.

7. Dokter negara bagian dan profesional medis, pekerja sanitasi dan ambulans. 

8. Pernikahan dengan 50 tamu pemakaman dengan 20 tamu.

Aktivitas tidak diizinkan di Delhi

1. Toko tukang cukur, spa, dan salon tetap tutup untuk saat ini 

2. Keluar dari rumah antara jam 7 malam sampai 7 pagi, kecuali layanan-layanan penting akan dilarang. 

3. Layanan metro. 

4. Sekolah / Sekolah Tinggi dan lembaga pendidikan akan tetap ditutup.

5. Pusat perbelanjaan, pertemuan keagamaan dilarang di Delhi. 

6. Carpooling atau berbagi mobil tidak akan diizinkan untuk agregator. 

7. Tidak ada aktivitas di zona penahanan.

0 Response to "Delhi Lockdown: Arvind Kejriwal Memungkinkan Bus, Taksi, Kegiatan Konstruksi; Aneh Bahkan Untuk toko-toko di Pasar"

Post a comment

- Komentarlah dengan bijak
- Dilarang berkata kasar
- Bebas asal sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel