Cara Membersihkan Hadas Besar

  • 4 min read
  • Sep 20, 2020
Cara Membersihkan Hadas Besar

Cara membersihkan hadas besar – Syarat wajib yang harus dilakukan umat muslim adalah membersihkan diri dari hadas besar. Seseorang tidak sah shalatnya jika ia memiliki hadas besar. Hadas besar juga menghalangi seseorang untuk melaksanakan ibadah puasa wajib. 

Contoh hadas besar adalah haid, junub, atau nifas. Karena itu, harus dan jenis kenali dan cara membersihkan hadas besar agar kita bisa menunaikan ibadah wajib tersebut. Cara membersihkan hadas besar adalah dengan mandi wajib atau mandi besar.

Namun tidak seperti hanya dikala mandi biasa, mandi wajib ini harus diperhatikan niat dan tata caranya, Namanya juga mandi wajib, hukumnya pasti harus dikerjakan sebelum kita melaksanakan pekerjaan lain utamanya kewajiban beribadah seperti sholat.

Rukun Mandi Wajib untuk Cara Membersihkan Hadas Besar

Ada langkah-langkah yang harus dipenuhi untuk cara membersihkan hadas besar dengan mandi wajib. Pada tayangan, mandi berarti mengguyur seluruh tubuh dengan air, merata seluruh kulit hingga rambut. Cara membersihkan hadas besar yang dicontohkan Rasulullah adalah dengan mengguyur seluruh badan.

1. Awali dengan Niat

Untuk cara membersihkan hadas besar, niat adalah hal penting. Sebelum melaksanakan mandi wajib, hadirkan niat mandi untuk membersihkan hadas besar. Niat akan menjadi pembeda sebuah amalan. Tanpa niat, mengguyur tubuh akan menjadi mandi biasa yang tidak mensucikan hadas besar.

2. Mengguyur Seluruh Badan dengan Udara

Untuk cara membersihkan hadas besar, mandi adalah mengguyur seluruh tubuh dengan air. Aisyah ra. menuturkan tata cara mandi Rasulullah. “Kemudian beliau mengguyur udara pada seluruh badannya” (HR.An Nasai).
Jubair bin Muth’i juga menuturkan bahwa dahulu para Sahabat pernah saling memperbincangkan tentang mandi janabah (mandi wajib) di sisi Rasulullah. Kemudian beliau bersabda, “Saya mengambil dua telapak tangan, tiga kali lalu saya siramkan pada kepalaku, kemudian saya tuangkan setelahnya pada semua tubuhku” (HR.Ahmad).

Cara Membersihkan Hadas Besar Bagi Wanita

Sama dengan cara membersihkan hadas besar di atas, cara membersihkan hadas besar bagi wanita juga dilakukan dengan mengguyur air ke seluruh badan. Caranya memanipulasi yang dituturkan Ummi Salamah.
Diriwayatkan Imam Muslim, Ummi Salamah pernah bertanya kepada Rasulullah, “wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang mengepang rambut kepalaku, apakah aku harus membuka kepangku ketika junub?”. Rasulullah menjawab, “Jangan (kamu buka). Cukuplah kamu mengguyur air pada kepalamu tiga kali, kemudian guyurlah yang lainnya dengan air, maka kamu telah suci ”(HR.Muslim).

Tata Cara Mandi untuk Membersihkan Hadas Besar

Kedua langkah tersebut sudah bisa membersihkan hadas secara sah, dimulai dengan niat, lalu mengguyur seluruh tubuh dengan air.
Agar lebih sempurna, kita bisa mengikuti langkah-langkah cara membersihkan hadas besar sesuai dengan hadis-hadis yang diriwayatkan para istri Rasulullah berikut.
Diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Aisyah ra, beliau menuturkan bahwa Rasulullah memulai mandi junub dengan telapak tangan terbukanya. Kemudian beliau berwudhu wudhu untuk shalat.
Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangan terapkan sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.
Satu lagi hadis tentang tata cara membersihkan hadas besar dituturkan Ibnu Abbas dari Maimunah, istri Rasulullah. Maimunah ra. berkata, “Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah. Lalu beliau menuangkan air pada detik-detik yang menghibur dan membesarkan dua kali-dua kali atau tiga kali. Dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian menyatakan bahwa dia sudah kemaluannya. Setelah itu beliau menggosokkan rakyat ke tanah.
Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua memberikan. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya. Setelah itu beliau bergeser dari urutan semula lalu mengungkapkan kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda). ” (HR.Bukhari dan Muslim).
Dari kedua hadis tentang tata cara membersihkan hadas besar di atas, para ulama kemudian merumuskan cara mandi besar berikut:
  • Mencuci tangan tiga kali sebelum memulai (sebelum tangan dimasukkan ke dalam bejana dan sebelum digunakan untuk membasuh tubuh). Tujuannya, membersihkan tangan terlebih dahulu.
  • Membersihkan kotoran dan kotoran dengan menggunakan tangan kiri. Disunnahkan beristinja ‘memakai udara.
  • Membersihkan tangan setelah digunakan untuk membersihkan kemaluan.
  • Mensucikan atau membersihkan tangan dilakukan dengan memakai debu, tanah, atau sabun. Tujuannya untuk menghilangkan kotoran.
  • Berwudhu, wudhu sebelum shalat. Langkah ini termasuk sunnah dan tidak wajib.
  • Mengguyur air di kepala sebanyak tiga kali, dengan memastikan hingga ke pangkal rambut. Kemudian menjalankan kepala bagian kanan, lalu bagian kiri.
Setelah itu menyela-nyela rambut, seperti dalam hadis dari Aisyah ra. Jika Rasulullah mandi junub, beliau membukanya dan berwudhu berwudhu untuk shalat. Kemudian beliau mandi dengan menggosok-gosokkan ke atas rambut diletakkan hingga bila telah yakin tentang dasar kulit kepalanya, beliau mengguyurkan udara ke atasnya tiga kali. Lalu beliau membasuh badan lainnya ”(HR.Bukhari).
Mengguyurkan air ke seluruh tubuh. Disunnahkan untuk memulai dengan mengguyur tubuh bagian kanan, kemudian bagian kiri.

Catatan bagi Wanita untuk Mensucikan Hadas Besar dari Haid

1. Menggunakan sabun dan udara untuk membersihkan diri dari hadas besar

Disampaikan Aisyah ra, Asma ‘pernah bertanya kepada Rasulullah tentang cara membersihkan hadas besar bagi wanita yang sudah haid. Rasulullah kemudian berkata, “Salah satu dari kamu harus mengambil air dan daun bidara, lalu kamu menyucikan, lalu menyucikannya. Kemudian Anda tinggal menyemprotkan air pada salah satunya, lalu gosokkan dengan keras hingga mencapai akar rambut. Kemudian Anda memercikkan air di atas kepala. Kemudian Anda ambil kapas, lalu bersihkan.
Kemudian Asma ‘berkata, “Bagaimana dia bisa dikatakan suci baginya?” Dia berkata, “Subhanallah, sucikan dirimu dengan dia.” Kemudian Aisyah menyatakan, “Kamu bersihkan noda darah yang ada (dengan kapas tadi)”. Dan dia bertanya kepadanya tentang mandi junub, lalu dia berkata, ‘Biarkan kamu mengambil air dan memurnikannya sebaik mungkin kamu bisa memurnikannya, atau sangat banyak dalam pemurnian lalu kamu tuangkan air ke kepala, lalu pijat sampai mencapai pangkal kepala, lalu tuangkan udara ke atasnya. ‘”(HR.Bukhari dan Muslim).

2. Jika membersihkan diri dari hadas besar setelah haid

Harus memastikan air sampai ke akar rambut dan menggosok dengan keras. Jika berkepang, maka harus melepas kepangnya.
Dalam hadis yang mengisahkan tentang jawaban cara membersihkan hadas besar setelah haid untuk Asma ‘di atas, ada kalimat “Kemudianlah kamu menyiramkan air pada sebuah, lalu menggosok-gosoknya dengan keras hingga mencapai akar rambut kepalanya”.
Sementara dalam hadis untuk mandi junub, “Kemudian kamu siramkan air pada kepala, lalu memijatnya hingga mencapai dasar kepalanya, kemudian mengguyurkan udara padanya”.

3. Disunnahkan membawa kapas atau potongan kain saat hadas besar usai haid

Fungsinya untuk menghilangkan sisa-sisa darah di tempat keluarnya. Selain itu, disunnahkan mengusapkan wewangian (misal minyak misik atau parfum) untuk menghilangkan aroma tidak sedap.
Itulah cara membersihkan hadas besar yang wajib kalian ketahui, semoga artikel ini bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *